DANAU Sigombak terletak di Desa Teluk kembang (Tk) Jambu, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo. Jaraknya sekitar 30 Km dari kota Muaratebo, dan 250 km dari Kota Jambi. Danau ini memiliki luas sekitar 45 hektar. Sekelilingnya di tumbuhi pepohonan rindang dan tanaman sawit. Ditengah danau terdapat gugusan pulau seluar 15 hektar.
Bagi masyarakat Tebo, Danau Sigombak, cukup populer. Masyarakat setempat menjadikannya tempat rekreasi murah meriah. Danau berair bening itu merupakan salah satu objek wisata alam yang kerap menjadi pilihan untuk berlibur atau sekadar melepas kepenatan.
Danau ini pada awlanya hanya bernama Danau Jambu. Awlanya hanya dijadikan tempat warga dusun Tk Jambu tempat mencari ikan Lambak Jambu, (ikan khas danau – Red). Namun semua ini sangat di pengaruhi oleh air sungai batang hari, yang mana jikalau musim kemarau air sedikit mengering dan sebaliknya jika musim hujan akan melimpah ke pemukiman warga di sekitar danau tersebut.
Dengan kondisi ini warga mengajukan agar adanya pembangunan semacam irigasi dan beberapa sarana pendukung lainya. Permintaan masyarakat ini mendapat respon baik oleh orang nomor satu di kabupten Tebo yang saat itu dijabat oleh Madjid Muaz, sebagai Bupati Tebo.
Hingga adanya acara belimau gedang pada tahun 2000, yakni merupakan acara peresmian pembangunan irigasi, penaburan benih ikan nila sekitar 5000 ekor serta peresmian nama Danau Jambu menjadi Danau Sigombak yang langsung diresmikan oleh Madjid Muaz. Nama ini berasal dari seloko adat yang ada di kabupaten Tebo ini. “Ujung Tanjung Pulau Sigombak,tempat rajo mengikat tali, sedang di tedung dapat di orak apolagi di tangan kanti”.
‘’Dari seloko adat inilah alasan mengapa danau jambu diberi nama Danu Sigombak. Karana seloko adat ini memilki kaitan kuat dengan dongeng asal mulanya terjadinya danau ini,’’ungkap Rauwiyati.S,Pd, tokoh masyarakat setempat yang juga mantan kades.
Sebenarnya kata Rauwiyati, danau di Dusun Jambu ini ada dua dan posisinya bersebelahan dengan luas yang berbeda. Kedua danau ini memilki kaitan erat dengan adanya penemuan bukti-bukti sejarah (puing-puing candi-red) peninggalan salah satu kerajaan yang menganut agama budha. Sambil meminum kopi yang di suguhkan di atas meja,dan kemudian melanjutkan penuturanya tentang Danau Sigombak.
Jika diolah dengan baik, danau Sigombak ini bisa menjadi salah satu objek wisata di Kabupaten Tebo. ‘’Besar harapan saya Pemda Tebo memberi perhatian serius ke objek wisata ini,yang nantinya bisa menambah PAD Tebo,’’pungkasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar